citizen journalism sebuah kecemasan

Dalam sebuah lokakarya yang di selenggerakan Dewan Pres, lahir sebuah kecemasan. Kecamasan yang lahir kemduain tumbuh menjadi hantu seram ektika kami sedang lelalh atau kesepian. Kecemasan apakah gerangan?

Lokakarya yang beratajuk Hubungan Kerja Koresponden dan Kontributor dengan Perusahaan” menahdirkan beberapa pembicara, masing-masing Bekti Nugroho, sekejn IJTI dan anggota Dewan Press, Driantama anggota IJTI.

Tema pertama membahas tentang profesinalisme. Diantaranya sebuah pertanyaan apakah wartawan termasuk golongan profesional seprtei dokter,pengacara dan pilot atau lainnya. Sebagian kawan menjawab ya, sebagaian kawan lagi tidak, sebagian lagi hanya termangu kerena bingung.

Alasan waratwan sebegai masuk dalm kategori profesional, karena membutuhkan keahlian, karena tidak semabarang orang bisa menulis berita. Sebagian yang mengatakan tidak, alasannya sangat sederhana, wartawan tau jurnalis, tak pernah ada dalam berbagai aplikasi, sperti permohonan rekekning bank. kredit motor, atau email. Kita selalau memilih other. Sebagian yang bingung, tambah bingung, sehingga memilih membaut kopi, di ruang sebelah.

Diskusi semakin meruncing, hingga mencapai jirus kesimpulan, waratawan jurnalis, reporter atau apalah istilahnya bukan sebagai profesi. Karena dia tidak memeliki syarat-syarat khusus sepreti seorang profesional lainnya. Misalnya, teringkat dengan waktu, sedangkan waratawan tidak. Punya keahlian khsusus juga tidak, karena menajdi jurnalis bisa dipelajari. Sehingga wartawan adalah sebuah profesi terbuka, siapapun bisa menjadi wartawan. Teramsuk istri anda, yang sering ditinggal di rumah sampai subuh karena ada “tugas negara” dari kantor.

Wow! sedemikian terbukakah sehingga siapapun menjadai wartawan? Apa hanya karea lasan itu, wartwan tidak masuk dalam bebrgai pilihan profesi di berbagai aplikasi? diemail sekalipun?

Walaupun yang bingung tambah bingung, karena kopinya habis.

Diskusi pun berakhir dengan berbagai pesan motivasi

~ by kabaruntukkawan on 26 November 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: